GBI Gema Golgota

Senin, 06 Mei 2013


MUJIZAT DI KANA: Air Menjadi Anggur (2)
Baca:  Mazmur 86:1-17

"Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja Allah."  Mazmur 86:10


Pesta perkawinan di Kana ini dihadiri oleh Yesus dan juga murid-muridNya.  Ini adalah'tour' awal Yesus dalam memulai pelayananNya di bumi, dan mujizat mulai dikerjakanNya.  Ini adalah bukti bahwa Dia adalah Anak Allah yang hidup dan berkuasa.

     Kepada murid-muridNya Yesus berkata,  "Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."  (Yohanes 1:50b);  tidak harus menunggu lama, perkataan itu pun digenapiNya.  Saat masalah terjadi berkatalah ibu Yesus kepadaNya,  "Mereka kehabisan anggur."  (Yohanes 2:4).  Kata  'Saat-Ku belum tiba' sebagai penegas bahwa Yesus memiliki waktu tersendiri.  Walau secara jasmani Yesus adalah anak Maria, tetapi Ia sesungguhnya adalah Anak Allah.  Jadi Maria (ibu Yesus) tidak punya kuasa menentukan kapan Yesus harus bertindak dan menyelesaikan masalah yang ada.  Meski demikian Maria sangat percaya bahwa Yesus sanggup melakukan perkara besar, karena itu ia menyuruh para pelayan pesta untuk taat melakukan apa pun yang diperintahkan Yesus.  Dan ketika Yesus menyuruh para pelayan untuk mengisi tempayan-tempayan dengan air, mereka taat, meski apa yang diperintahkan Yesus itu tidak masuk akal;  namun upah dari ketaatan itu pun nyata yaitu mujizat terjadi:  air dalam tempayan itu berubah menjadi anggur.  Akhirnya 'muka' tuan rumah pun terselamatkan karena mujizat yang dikerjakan oleh Yesus.

     Mari kita belajar memahami bahwa Tuhan mempunyai waktu sendiri dalam menolong umatNya dan Dia tahu yang terbaik bagi kita.  Seringkali kita bertanya mengapa doa kita tidak kunjung beroleh jawaban, lalu kita marah dan kecewa kepada Tuhan dan memaksa Tuhan untuk menuruti agenda kita.  Waktu Tuhan tidak bisa diatur oleh manusia.  Kita harus bersabar menunggu waktu Tuhan dinyatakan, karena  "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,"  (Pengkotbah 3:11).  Air menjadi anggur adalah bukti nyata bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup dan berkuasa.  Dia sanggup melakukan keajaiban-keajaiban.  Tidak ada perkara yang mustahil bagi Dia!

Ketaatan dan kesabaran adalah kunci untuk mengalami mujizat dari Tuhan!

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 6 Mei 2013 -

0 komentar:

Posting Komentar